Setelah Melegalkan Pernikahan Sesama Jenis, Kini Saatnya AS Melegalkan Poligami Sesama Jenis

Selamat datang di dunia lereng licin yang baru dan seru. Dengan putusan historis Mahkamah Agung hari Jumat ini yang melegalkan pernikahan sesama jenis di kelima puluh negara bagian, liberalisme sosial telah meraih salah satu cita-cita pokoknya. Sebuah hak yang nampak tak terpikirkan dua dasawarsa silam kini telah diterapkan secara luas pada golongan warganegara baru.

Advertisements

Pertama di Asia, Taiwan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Mahkamah konstitusi Taiwan pekan ini melapangkan jalan untuk kesetaraan pernikahan di negara itu dengan menghapus definisi legal pernikahan sebagai “antara seorang pria dan seorang wanita”.

Amerika Negara Apa? Republik? Demokrasi? Oligarki? Plutokrasi? Teokrasi?

Saya tak yakin lagi apa bentuk pemerintahan Amerika, tapi pastinya bukan demokrasi. Negara Demokrasi memberikan hak bebas dan setara kepada setiap warga legal berusia tertentu untuk berpartisipasi dalam sistem pemerintahan yang memilih wakil rakyat melalui mayoritas rakyat, wakil yang berjanji melaksanakan kehendak rakyat.

Lebih Dari 95% Konstitusi AS Telah Rusak

Pernyataan fanatik? Bapak Pendiri negara kita meramal ini akan terjadi jika “agama dan moralitas pribadi” merosot tajam. Ini telah terjadi. Tapi tetap saja, hampir tak seorangpun menghiraukan peringatan Bapak Pendiri. Kurangnya tanggapan ini mengungkap betapa kecil arti Konstitusi bagi kita.

Mungkinkah Patriotisme Menjadi Kemusyrikan?

Saya tidak yakin ada momen jelas ketika patriotisme menjadi kemusyrikan sebab itu terjadi sedemikian halus, tapi Anda pasti tahu itu terjadi ketika Anda berdiri di depan sanctuary dan merenung ke mana harus kita pindahkan bintang dan strip tersebut agar tidak mengganggu siapapun selama ibadah.